Bappeda Buka Kelas Asistensi, Gaspol Percepatan Penginputan Data Capaian Kinerja EDALEV SIPD-RI
KABUPATEN BIMA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bima menggelar rangkaian kegiatan Sosialisasi Percepatan Penginputan Data Capaian Kinerja pada Aplikasi EDALEV SIPD-RI Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung intensif ini dipusatkan di Ruang Rapat Bima Bermartabat Kantor Bappeda Kabupaten Bima pada Rabu, 10 Juni 2026.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dapat meningkatkan kualitas, ketepatan waktu, serta validitas data capaian kinerja yang diinput. Data yang akurat merupakan kunci utama lahirnya kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.
Sinergi Lintas Bidang dan Pendampingan Intensif
Guna menyisir seluruh urusan pemerintahan secara optimal, sosialisasi dan koordinasi ini dilaksanakan secara simultan dan terbagi ke dalam kluster koordinasi bidang di Bappeda, antara lain:
Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (IKA): Berfokus pada penyamaan pemahaman terkait pelaporan capaian fisik dan keuangan demi mendukung monitoring dan evaluasi pembangunan infrastruktur yang lebih akurat.
Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (P2M): Mengkoordinasikan perangkat daerah di bawah naungannya dengan target penyelesaian penginputan data yang tegas, yakni dalam satu minggu ke depan.
Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA): Menekankan kesesuaian target apabila terjadi perubahan atau pergeseran anggaran, serta kewajiban menyertakan keterangan yang jelas pada kolom catatan.
Untuk memaksimalkan kedisiplinan penginputan, Bappeda Kabupaten Bima juga secara resmi membuka Kelas Asistensi EDALEV SIPD-RI. Kelas khusus ini ditujukan bagi Perangkat Daerah yang membutuhkan pendampingan teknis secara langsung, konsultasi mendalam, maupun penyamaan persepsi mengenai indikator-indikator kinerja.
Menuju Perencanaan yang Terukur dan Akuntabel
Selain penginputan angka capaian, Bappeda juga mewajibkan setiap instansi untuk segera melengkapi dokumen perencanaan penting, seperti Rencana Kerja (Renja) dan Rencana Strategis (Renstra) yang telah ditetapkan.
Sinergi dan koordinasi yang kuat antara Bappeda dan seluruh Perangkat Daerah diharapkan dapat mewujudkan sistem perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan yang jauh lebih terukur, akuntabel, serta memberikan dampak nyata (real impact) bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima.
Plan Today, Impact Tomorrow.